RUU PKS untuk solusi Kekerasan Seksual

Berdasarkan data pelaporan dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Republik Indonesia, ditemukan 12.867 kasus sepanjang tahun 2018. Sepuluh ribu diantaranya adalah korban perempuan. Berdasarkan pelaporan 73% terjadi di ranah privat dengan yang paling banyak melakukan ada pasangan atau pacar. Fakta lain berkata bahwa kekerasan yang terjadi sebagian besar adalah kekerasan seksual. Kesimpulan data tersebut kekerasan seksual terhadap perempuan paling banyak banyak terjadi, dan dilakukan oleh orang terdekat korban.    Apa yang bisa negara bantu untuk menanggulangi bahkan mencegah terjadi kekerasan terhadap perempuan. Komnas Perempuan dan beberapa organisasi kemasyarakatan yang mengangkat isu feminist telah mengusulkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Lalu seberapa pentingnya RUU PKS ini untuk segera disahkan negara?   Dalam RUU PKS memuat pasal tentang kekerasan seksual dalam rumah tangga, yang dinilai cukup memberikan keadilan kepada korban kekerasan di ranah domestik (rumah tangga). Lalu diatur juga sistem pemidanaan para pelaku kekerasan seksual, seperti pidana yang bisa dijerat tidak hanya berupa kurungan, tapi juga termasuk rehabilitasi khusus...
Read More

Kekerasan Seksual dan JaRI

Bersumber dari survei pengalaman hidup perempuan nasional (BPS) di tahun 2016, 42,7% perempuan yang belum menikah pernah mengalami kekerasan. 34,4% diantaranya kekerasan seksual, 19,6% kekerasan fisik. Sebagian besar pelakunya adalah pasangan atau pacarnya sendiri.  Apa yang dimaksud dengan kekerasan terhadap perempuan. Kekerasan terhadap perempuan adalah segala bentuk tindak kekerasan berbasis gender yang berakibat atau mungkin berakibat, menyakiti secara fisik, seksual, mental atau penderitaan terhadap perempuan. Termasuk ancaman dari tindakan tersebut, pemaksaan atau perampasan semena-mena kebebasan, baik yang terjadi di lingkungan masyarakat maupun dalam kehidupan pribadi Kekerasan terhadap perempuan akan berdampak sangat buruk terhadap korban, korban yang mengalami kekerasan, akan cenderung menjadi tertutup karena malu, yang paling ditakutkan adalah korban bisa sampai mengalami depresi sehingga dapat menciptakan tendensi bunuh diri.  Menyadari fakta tersebut, Yayasan Jari bergerak aktif untuk mempromosikan sebuah kampanye pencegahan kekerasan terhadap perempuan melalui banyak media. Dari media cetak sampai media online. Hal ini diharapkan agar masyarakat menyadari dampak dari kekerasan yang terjadi terhadap perempuan. Lebih khusus lagi JaRI berharap supaya perempuan-perempuan...
Read More

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Kekerasan dalam Rumah Tangga, sebagaimana hasil data yang dikumpulkan dari laporan pengaduan terhadap lembangan perlindungan perempuan pada tahun 2018. Angka terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dengan perempuan sebagai korban semakin banyak terjadi. Mengapa bisa demikian?   Kenapa harus perempuan yang jadi korban. Adanya diskriminasi gender dalam sebuah hubungan seperti keyakinan bahwa perempuan adalah manusia yang lemah dan tergantung. Sedangkan Laki-laki adalah manusia aktif, agresif dan pemimpin. Dengan kedudukan posisi perempuan selalu dianggap atau bahkan menganggap dirinya lebih rendah dibandingkan laki-laki.    Karena diskriminasi gender seperti yang sudah disebutkan, banyak perempuan tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban KDRT. Karena setelah menikah dianggap laki-laki dapat menguasai istrinya sepenuhnya, sehingga apapun yang dilakukan laki-laki terhadap istrinya sulit dipersalahkan. Terlebih lagi karena tindak KDRT ini ada di ranah privasi semakin sulit mencegah atau membantu para korban.    Korban sering kali tidak mau mengadu karena takut dan malu, dianggap membuka aib keluarga, atau menjelek-jelekan suaminya. JaRI sendiri sudah banyak membantu korban KDRT pulih dari keadaanya, membantu mendukung korban untuk dapat...
Read More

Perkawinan Anak – Pernikahan Usia Dini

Sulitnya ekonomi keluarga, seringkali dijadikan alasan bagi para orang tua untuk menikahkan anak perempuan mereka kepada pria dewasa yang dianggap sudah mapan. Dengan harapan dapat membantu perekonomian keluarga, dengan menanggung hidup anak perempuannya. Akan tetapi, apakah faktanya apa benar terjadi?   Banyak anak perempuan yang dinikahkan hidupnya tidak menjadi mudah seperti yang diharapkan. Pernikahan usia anak, akan membawa dampak buruk bagi anak itu sendiri. Seperti putus sekolah. Anak perempuan yang dinikahkan akan mempunyai tuntutan sebagaimana seorang istri untuk mengurus rumah tangga. Terlebih ketika anak perempuan ini memiliki anak. Tuntutan sebagai ibu dan istri akan sulit untuk menyelesaikan sekolah.    Resiko tinggi KDRT. Kekerasan dalam rumah tangga menjadi salah satu dampak yang cukup dikhawatirkan dari pernikahan usia anak. Secara psikologis anak yang belum matang akan sulit untuk mengendalikan emosi. Anak perempuan rentan sekali menjadi korban KDRT. Sementara dari pihak korban sendiri akan rentan mengalami depresi. Karena sebagai anak yang masih membutuhkan waktu untuk bermain, belajar dan mencari jati diri sudah dituntut untuk menjadi seorang istri...
Read More

RKUHP vs RUU PKS

Akhir-akhir ramai dibicarakan bagaimana pemerintah mendukung untuk mensahkan rancangan kuhp dengan point-point yang memberatkan kaum perempuan. Salah satunya dengan adanya pasal 470 RUU KUHP yang mengatur bahwa setiap perempuan yang menggugurkan atau mematikan kandungannya atau yang meminta orang lain mengugurkan atau mematikan kandungan dapat dikenai pidana penjara paling lama 4 tahun. Lalu, bagaimana dengan korban kekerasan seksual seperti pemerkosaan. Point lain yang berada pada pasal zina RKUHP, akan memidanakan hubungan seks konsensual dan mengancam ranah privasi masyarakat. Hal ini dapat meningkatkan angka kawin dibawah umur. Karena bagi orang tua yang takut anaknya melakukan zina akan buru-buru mengawinkan anak perempuannya hanya untuk menghindari hukum pidana. Korban kekerasan seksual pun akan semakin takut untuk melapor karena takut dipidanakan jika tidak dapat membuktikan dirinya adalah korban. Pasal-pasal yang terdapat pada RKUHP bertentangan dengan pasal yang berada pada RUU PKS (Rancanan Undang-Undangan Penghapusan Kekerasan Seksual). Berisi tentang hukuman untuk pelaku kekerasan seksual, melindungi korban kekerasan, perempuan dan anak-anak. Apa yang terjadi ketika RKHUP cepat didukung untuk segera...
Read More

Indonesian Single Woman

Sebagai perempuan yang belum/tidak menikah di Indonesia, dianggap gagal, mengancam harga diri dan konsep diri seorang perempuan single. Terutama dalam hal memenuhi tuntutan keluarga, masyarakat dan agama untuk menikah. Sosial masyarakat tidak menganggap bahwa menjadi perempuan single yang belum/tidak menikah memiliki hidup yang bahagia. Karena kebanyakan orang menganggap bahwa perempuan yang tidak menikah itu identik dengan hidup yang tidak bahagia dan membosankan. Lalu mengapa stigma negatif ‘single’ ini lebih banyak diterima oleh perempuan daripada laki-laki? Sampai-sampai stigma ini menciptakan istilah ‘perawan tua’. Hal ini disebabkan karena Indonesia memilki budaya patriaki, selain itu perempuan memiliki umur reproduksi yang terbatas dengan adanya umur menopause pada perempuan. Maka penting sekali perempuan untuk segera dikawinkan selagi masih pada umur produktif untuk bereproduksi. Banyak Ada sebuah film Indonesia yang berjudul “kapan kawin”. Film ini mengangkat isu perempuan single yang belum menikah meskipun sebagai perempuan sudah memiliki kemandirian dalam hal ekonomi, memiliki paras cantik, dan cerdas. Dalam film ini perempuan single yang bernama Dinda, dituntut keluarga untuk segera...
Read More

Perempuan di Mata KH Husein Muhammad

Banyaknya kekerasan yang menimpa perempuan-perempuan di dunia khususnya di Indonesia menjadi salah satu factor yang membuat KH Husein memilih untuk menjadi seorang feminist. Karena menurutnya perempuan adalah sama mahluk ciptaan Tuhan yang memiliki  seluruh potensi kehidupan yang sama dengan laki-laki sebagai sesama manusia. Menurut pria kelahiran Cirebon pada tahun 1953 ini, perempuan memiliki hak-hak kemanusiaanya yang tidak boleh dikurangi dan perlu dilindungi. Pilihannya untuk menjadi feminist tidaklah mudah. Menghadapi banyak ancaman dan dianggap menyesatkan ajaran agama, tidak membuatnya mundur untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesetaraan gender di Indonesia. Sebagai pemuka agama, KH Husein Muhammad berpendapat bahwa agama hadir untuk manusia. Bahwa agama tidak mengajarkan diskriminasi antar gender. Manusia sebagai ciptaan Tuhan yang terhormat, mandiri dan setara. Sedangkan keadaan yang terjadi sekarang, perempuan banyak dianggap ada hanya untuk menjalani kodratnya penghasil keturunan, melayani suami, mengurus anak-anaknya dan menunggu rumah. Padahal perempuan juga adalah manusia yang memiliki seluruh potensi kemanusiaan seperti akal (intelektual), mental-spritual(roh), energi tubuh. Perempuan berhak untuk berkreasi dan mengembangkan potensi diri tanpa...
Read More