Peringatan Hari Perempuan Internasional 2022

Menciptakan kelestarian hari esok

Ringkasan wawancara Najeela Shihab, Pegiat Pendidikan.

Ringkasan wawancara Najeela Shihab, pegiat Pendidikan.

Najeela Shihab, psikolog yang mendirikan sekolah Cikal, dan menciptakan platform “semua murid semua guru”, menyatakan bahwa:

  • Ia menciptakan platform “semua murid semua guru” karena keadaan Pendidikan Indonesia yang darurat. Agar berbagai pihak bisa berkolaborasi terus menerus supaya terjadi integrasi dan transformasi.
  • Tema IWD “Kesetaraan hari ini untuk kelestarian hari esok”. Kaitan perubahan iklim dan kesetaraan gender: Peran pendidikan menguatkan kedua hal ini melalui pendidikan yang akan membangun kompetensi. Pendidik dan orang dewasa perlu menguatkan kemampuan kaum muda untuk bertindak. Orang dewasa perlu menjadi teladan, tetapi perlu juga perlu refleksi bersama. Orang perlu menyadari bahwa membangun keluarga, komunitas sekolah dan keberhasilan upaya mengembangkan bangsa perlu melihat konteks.
  • Tentang perubahan iklim. Agar isu ini juga menjadi masalah semua orang bukan hanya aktivis lingkungan. Nilai nilai kelestarian, lintas disiplin, terkait dengan berbagai peran: Manusia dengan nilai spiritual, warganegara yg percaya pada proses demokrasi, penjaga biodiversitas, perlu membahas hal hal tersebut setiap hari sebagai orang tua, guru, dalam kurikulum dan kebijakan.
  • Pelajaran terbesar yang dialami sebagai agen perubahan : Menjelaskan dan mendiskusikan tujuan, terlibat dalam kerjasama , mendengarkan argumentasi yang lain dan menemukan dasar bersama yang dampaknya terus menerus dipantau.
  • Apa yang perlu dilakukan untuk memastikan agar lebih banyak perempuan memegang posisi pimpinan?. Perlu lebih banyak orang tua yang percaya bahwa anak perempuannya bisa mencapai pimpinan puncak. Perlu lebih banyak saudara laki laki dan suami yang mendukung dalam keluarga. Juga perlu lebih banyak saling mendukung diantara perempuan.
  • Yang paling disenangi dalam aktivitasnya: Belajar dari siswa, umpan balik dari rekan pendidik dan terinspirasi oleh relawan.
  • Saran untuk perempuan yang ingin membuat perubahan: Tidak cukup hanya percaya diri, namun perlu juga percaya orang lain yang menjadi teman perjalanan. Pilih teman seperjalanan dengan bijak, hadapi tantangan tetapi selalu rayakan keberhasilan walaupun kecil.
  • Ia berharap akan terjadi kesetaraan dalam Pendidikan. Pandemi memengaruhi setiap anak, namun juga membuka peluang untuk loncatan strategis ke masa depan. Perlu terus memperjuangkan kepentingan siswa walaupun keberhasilan baru tercapai diluar masa hidup kita.

Disadur oleh: Ilsa Nelwan, dr, MPH
Sumber : https://www.worldbank.org/en/news/feature/2022/03/08/najelaa-shihab

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments